ANALISIS PERBANDINGAN METODE ALGORITMA QUICK SORT DAN MERGE SORT DALAM PENGURUTAN DATA TERHADAP JUMLAH LANGKAH DAN WAKTU

Yolanda YP. Rumapea

Sari


Pada pengolahan data seringkali menjadi bagian yang krusial dalam proses pengurutan data (sorting), sehingga hal ini
merupakan topik yang sangat penting untuk dapat diteliti lebih lanjut. Data yang harus diurutkan tentunya sangat bervariasi,
bahkan cukup sulit untuk menentukan algoritma mana yang baik untuk situasi tertentu. Salah satu cara untuk memudahkan
pemahaman algoritma pengurutan data adalah dengan menampilkan cara kerja dari algoritma secara langsung melalui
animasi. Melalui animasi, pertunjukkan tahap-tahap proses pengurutan data dapat ditampilkan secara perlahan sehingga
diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik. Tujuan pengurutan data adalah untuk mempermudah proses
pengolahan data seperti penyisipan data, penghapusan data, dan pencarian data. Algoritma pengurutan data Quick Sort dan Merge Sort merupakan algoritma yang paling banyak digunakan dan
dianggap yang paling cepat dan terbaik di dalam proses pengurutan data (sorting). Maka akan dianalisis dan dibandingkan
jumlah langkah dan waktu (Run-Time) dari algoritma Quick Sort dan Merge Sort. Dalam hal ini, Bahasa pemrograman yang
digunakan dalam perancangannya program intinya adalah Visual Basic 6.0 dengan Macromedia Flash 8.0 yang digunakan
sebagai program pembuatan animasi. Pada hasil pengujian dan analisis diperoleh bahwa algoritma Quick Sort dan Merge
Sort masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan pada waktu komputasi dan jumlah langkah. Banyak faktor yang
mempengaruhi hal tersebut, salah satunya adalah faktor besar kecilnya input data, jenis input data dan juga penentuan nilai
pivot (khusus pada algoritma Quick Sort).


Kata kunci : Quick Sort, Merge Sort, Jumlah Langkah , Run-Time


Teks Lengkap:

PDF (English)

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.